Sebelum terjun ke sepakbola Along pernah tercatat sebagai pemain
timnas sepak takraw U-12 Singapura
berposisi sebagai tekong. Usia 14
ia memutuskan berhenti bermain sepak takraw untuk mencoba bermain sepakbola hingga akhirnya ada pemandu
bakat yang tertarik dan memasukan namanya di tim, saat usianya 16 tahun,
tidak heran kalau ia sering melakukan tendangan salto ala seorang
pemain sepakbola takraw.
Pada tahun 1997 ia memperkuat Sembawang Rangers hingga senior, lalu hijrah ke Singapore Armed Force FC (SAFFC) kemudian kembali lagi ke tim semula. Pada
tahun 2003 ia bergabung dengan tampines Rovers dan membantu memenangkan
gelar liga dua tahun berturut-turut 2004 dan 2005.
Pada tahun 2007 ia tercatat sebagai pemain pertama yang mencetak 100
gol bagi klubnya setelah mencetak gol melawan Liaoning Guangyuan. Ketajaman Alam Shah sempat membuatnya mengikuti seleksi
di Notts County, Inggris,
dan Skonto Riga, Latvia,
namun keduanya gagal karena masalah izin kerja
Karier internasional
Dalam pertandingan penyisihan grup Kejuaraan Sepak Bola ASEAN 2007 Alam Shah mencetak tujuh gol dari total kemenangan 11-0 atas Laos. Ini tidak hanya rekor kemenangan besar Singapura, tetapi juga rekor gol individu seorang pemain di pertandingan internasional untuk Singapura. Alam Shah akhirnya membawa Singapura mempertahankan gelar juara, dan ia meraih gelar pemain terbaik dan top skor dengan 10 gol.Terakhir ia bertindak sebagai kapten tim dan mencetak gol dalam laga persahabatan melawan Cina pada 12 Agustus 2009 di ajang National Day Challenge. Pertandingan itu berakhir adu penalty dengan kekalahan 3-4 setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit pertandingan.
Karakter
Alam Shah dikenal sebagai penyerang yang memiliki kekuatan fisik, tidak kenal lelah, unggul dalam kecepatan, kuat dalam duel bola udara, dan striker oportunis dengan penyelesaian akhir yang sempurna.
Dalam wawancara dengan salah satu media lokal Singapura, The New Paper, pada tahun 2006, Alam Shah mengaku bahwa temperamennya terbentuk saat terlibat dalam sebuah anggota gengster ketika masih kecil. Alam Shah memiliki julukan "along" yang dalam Bahasa China dan Melayu menjadi sebutan untuk "kakak" atau "pemimpin" dalam kelompok geng Cina
Gelar
- Tampines Rovers
- Juara (2): 2004, 2005
- Arema Indonesia
- Juara (1): 2009/2010
- Runner up (1): 2010/2011
- Runner up (1): 2010
Internasional
- Juara (2): 2005, 2007
Pribadi
- Pemain Terbaik ASEAN Football Championship 2007
- Top skor ASEAN Football Championship 2007
- Alam Shah menduduki peringkat ke empat dalam World’s Top Goal Scorer of 2007 yang dirilis oleh International Federation of Football History and Statistics (IFFHS).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar